Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Photo AlbumDec 18, '09 8:56 AM
for everyone
PUNCAK MULYA – PANGALENGAN

Mimpi Untuk
Membangun Masa Depan
Yang Lebih Baik


Puncak Mulya berada di ketinggian 1.500 m di atas permukaan laut, tanah berbukit-bukit daerah Pangalengan. Udara sejuk, menyegarkan. Kabut pada saat-saat tertentu berarak-arak menyelimuti kebun teh, kentang, dan berbagai sayur mayur yang tumbuh di daerah dingin. Ketenangan hidup warga setempat diusik oleh peristiwa gempa yang mengguncang bukit-bukit itu, Rabu, 2 September 2009. Bangunan mesjid rusak parah, beberapa rumah penduduk runtuh.



Peristiwa tersebut menjadi kesempatan teman-teman Caritas untuk menginjakkan kaki di tanah Puncak Mulya, bersilaturahmi dengan penduduk setempat. Hati terbuka bersambut, pembicaraan terjadi. Keprihatinan terungkap. Keprihatinan warga untuk mendapatkan air bersih sangat menantang untuk ditanggapi.

Sejak tahun 1981 seorang muda belia, Rohman namanya, tergerak hatinya menanggapi keprihatinan itu. Ia bertekad mengalirkan air dari mata air yang berjarak 2 km ke tempat kediamannya. Tidak semua yakin bahwa tekadnya bisa terwujud, 28 tahun yang lalu.

Ia ajak adiknya bekerjasama. Bangun pagi, membawa cangkul, meniti jalan tikus menuju mata air. Parit digali. Kerja keras membuah hasil. Dalam waktu tiga bulan, parit sepanjang 2 km sampai di halaman rumahnya. Air pun mengalir masuk ke rumah, untuk memenuhi kebutuhan hidup. Parit itu berfungsi sebagai penyalur air.

Setelah beberapa tahun fungsi tersebut dilaksanakan, pak Rohman bermimpi lagi untuk memasang pralon, agar kebersihan air tetap terjaga. Sejak 25 tahun yang lalu proposal ditulis, diajukan kepada yang berwenang. Namun, parit tetap parit, sampai peristiwa 2 September terjadi.



Mimpi ditanggapi. Partisipasi warga masyarakat adalah kunci keberhasilan proyek ini. Setelah warga sepakat untuk mewujudkan mimpi tersebut, dirancang langkah-langkah selanjutnya untuk memasang pralon sebagai saluran, menempatkan beberapa bak air untuk menyalurkan air ke rumah-rumah warga, membangun bangunan untuk keperluan mck. Mimpi untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi warga beserta anak cucu agar hidup lebih sejahtera menjadi daya kekuatan untuk bekerja sama sekarang ini.



Rabu, 16 Desember 2009, ditemani pak Ius dan mas Chris saya mengunjungi Puncak Mulya, bersilaturahmi dengan warga Puncak Mulya.

Hati bersambut, tekad bersama diteguhkan, agar mimpi bersama dapat diwujudkan bersama pula.

Salam, doa ‘n Berkat Tuhan,
+ Johannes Pujasumarta












Bak air
  

Puncak Mulya
  

Bekerja sama
  

Demi masa depan anak cucu
  

Menemui Ketua RW, Bp. Anas
  

Di rumah Bp.Rohman
  

Meninjau parit
  

Menentukan tempat bak dipasang
  

Meniti jalan di antara tanaman teh
 1 Comment 

Selamat bekerja
  


11 CommentsChronological   Reverse   Threaded
sulisyk wrote on Dec 18, '09
Misi kemanusian yg sangat mulia Mgr..tapi tetap butuh dukungan mereka dan tanpa meninggalkan kearifan lokal. Berkah Dalem.
ikiengel wrote on Dec 18, '09
semoga titian mimpi makin lebar dan segera tercapai, Romo. Berkah Dalem
ptrdjoni wrote on Dec 18, '09
semoga mimpi yang sudah menjadi kenyataan menghadirkan kemuliaan Allah, Proficiat Mgr
yswitopr wrote on Dec 18, '09
berbagi 5 roti dan 2 ikan, Mgr! ketika bersumber dan mengalir dari Ekaristi maka gerakan ini bisa dimulai untuk dan oleh siapa pun. Membagikan berkat tanpa henti. Berkah Dalem Mgr
bocahpajang wrote on Dec 19, '09
Saya mengagumi upaya Mgr. untuk dengan segala daya dan sarana, serta dengan menggunakan kesempatan yang tersedia, untuk membangun persaudaraan sejati. Saya melihat bahwa Mgr. sangat mempercayai kekuatan persaudaraan itu dan karenanya bekerja keras untuk mewujudkannya. Selamat kagem Mgr. dan rekan-rekan yang terlibat.
hardi45 wrote on Dec 19, '09
Luar biasa kemauan untuk membangun cita-cita luhur di masa depan dari orang kecil seperti Bapak Rohman dan adiknya. Tetapi tidak kalah mulianya juga usaha serta perhatian Mgr bersama timnya untuk ikut membantu usaha mereka itu. Itulah persaudaraan sejati. Proficiat!
giehart wrote on Dec 19, '09
begitu besar kepedulian Mgr bagi mereka yang kekurangan, lemah, miskin dan tersingkir, dengan karya nyata beliau tanpa membedakan suku ras dan agama. Bagaimana denngan kita....?
Matur nuwun Mgr, telah menginspirasi kami untuk berbuat lebih nyata.....
Berkah Dalem.
yo5tito wrote on Dec 20, '09
Nyeredet hate ningali sagala anu aya, ti PuncakMulia Pangalengan ka Bekasi ... maaf, Mgr. (=baru saja simkuring membaca fwd dari seorang teman tentang gereja St.Albertus di Bekasi, yang diamuk massa), tanpa maksud untuk memperburuk situasi & cita2 mulia, itulah pengalaman & pembelajaran untuk tetap membangun hari esok yang lebih baik, dengan tetap mengasihi, mengasuh & mengasah ... mungkin apa yang kita lakukan secara manusiawi masih sedikit & tidak terlalu baik, tetapi Tuhan tetap berkenan menolong & meningkatkannya, seperti yang dijanjikanNYA ...
mariaemmanuelle wrote on Jan 16, '10
asyik banget sepertinya Mgr....
n udah pasti dingiin hehe..
richardus0indra wrote on Jan 31, '10
Ikut berbahagia Mgr....
pujasumarta wrote on Feb 1, '10
Teman-teman Ytk., saya terima informasi perkembangan Puncak Mulya, sbb.:

Selamat pagi Bp Uskup, Romo Hariyanto, Romo Darman dan teman-teman, berikut sekilas kondisi perkembangan Puncak Mulya.

Pelaksanaan pembangunan MCK dan Tempat Wudhu serta Air Bersih di RW 06 Dusun Puncak Mulya Desa Sukaluyu Kecamatan Pangalengan dimulai sejak tanggal 14 Desember 2009 dan dijadwalkan hingga Aplir 2010, didahului dengan persiapan pelaksanaan satu minggu sebelumnya untuk mempersiapkan material dan juga untuk berkoordinasi dengan aparat terkait dari mulai Kepala Desa, Kecamatan hingga Kabupaten serta Polsek dan Koramil Pangalengan.

Pelaksanaan yang diawali pembuatan Pondasi MCK di RT 05 dan selanjutnya pada hari-hari berikutnya pembuatan Pondasi MCK di RT 01 dan RT 06 serta Tempat Wudhu. Perkerjaan yang dilaksanakan oleh penduduk setempat dibawah supervise dari kita itu relatif berjalan lancar, dan dua minggu kemudian mulai membuat filtrasi air bersih. Dalam pembuatan filtrasi tersebut terjadi pergeseran lokasi yang mana hal itu menjadikan perubahan volume pekerjaan. Alasan dari pergeseran itu agar tidak mengganggu pasokan air untuk RW 11.

Jalan yang terjal dan licin saat turun hujan menjadikan tantangan tersendiri dalam pengiriman material ke sumber air. Dengan jarak lebih dari 2 km pengangkutan material dengan cara dipikul akan memakan waktu, namun berkat keberanian orang-orang setempat pengangkutan itu dilakukan dengan menggunakan sepeda motor.

Hingga tanggal 29 Januari 10 prestasi pekerjaan MCK di RT 05, RT 01 dan RT 06 yang belum dilaksanakan adalah memasangan pintu, pipa air bersih dan pengecatan serta bak penampungan air / toren. Untuk Tempat Wudhu yang belum dilakasanakan adalah pemasangan pipa air bersih dan pengecatan. Sedangkan untuk penyaluran air bersih masih pada tahap proses pengadaan pipa PE.

Dana yang sudah terserap hingga saat ini _+_ Rp. 28.000.000,00. Dari dana tersebut disamping untuk pembelian material juga untuk pembelian perkakas yang dibutuhkan dalam pembangunan tersebut.

Demikian sekilas perkembangan Puncak Mulya yang dapat kami sampaikan.


Bandung, 1 Februari 2010,

Silverius SP
Add a Comment